Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 Susun Peta Administrasi dan Potensi Desa Aur Duri

KUANTAN MUDIK, (4matanews) — Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 melaksanakan program penyusunan Peta Administrasi dan Peta Potensi Desa Aur Duri, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa berbasis data.

Program pemetaan ini dilakukan untuk menghadirkan informasi spasial yang lebih lengkap mengenai kondisi wilayah Desa Aur Duri sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi yang dimiliki desa. Data tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan secara lebih terarah dan tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan sejumlah tahapan, mulai dari survei lapangan, pengumpulan dan verifikasi data, identifikasi batas wilayah, hingga pendataan berbagai fasilitas serta potensi yang terdapat di Desa Aur Duri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Desa Aur Duri, yakni Dhinda, Aura, Indi, Alma, Dira, Vina, Dzikra, Susan, Fajar, Giska, Sofi, dan Listri. Dalam prosesnya, mahasiswa berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Aur Duri serta melibatkan masyarakat setempat untuk memastikan data dan informasi yang dihimpun sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Hasil pemetaan kemudian dituangkan dalam Peta Administrasi dan Peta Potensi Desa Aur Duri. Peta tersebut memuat sejumlah informasi penting, antara lain batas wilayah desa, fasilitas pemerintahan, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, jaringan hidrografi, kawasan perkebunan dan persawahan, lapangan olahraga, serta berbagai potensi lainnya.

Selain informasi spasial, peta juga dilengkapi dokumentasi visual sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dan potensi Desa Aur Duri.

Kepala Desa Aur Duri menyambut baik program yang dilaksanakan mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI tersebut. Menurutnya, peta desa memiliki nilai penting karena dapat digunakan sebagai dokumen pendukung dalam berbagai kebutuhan pemerintahan dan pembangunan.

Keberadaan peta tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam menyusun program kerja, menentukan arah pembangunan, mengenalkan potensi desa, hingga menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Desa Aur Duri menjelaskan, kegiatan pemetaan dilakukan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai wilayah dan potensi desa.

“Melalui pemetaan ini, kami berharap informasi mengenai Desa Aur Duri dapat terdokumentasi dengan baik dan nantinya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah desa maupun masyarakat. Kami juga berharap hasil kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Menurutnya, pemetaan bukan hanya menjadi bagian dari program kerja mahasiswa selama melaksanakan Kukerta, tetapi juga merupakan upaya menghadirkan produk yang dapat dimanfaatkan setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian di desa.
Melalui program tersebut, mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Tahun 2026 berharap Peta Administrasi dan Peta Potensi Desa Aur Duri dapat menjadi salah satu aset informasi desa yang bermanfaat dan terus dikembangkan sesuai kebutuhan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan Kukerta tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan solusi, inovasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (red)

Penulis: Tuty Almaidah Daulay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *