KUANTAN SINGINGI, (4matanews)— Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi daerah maju. Potensi tersebut tidak hanya berasal dari kekayaan sumber daya alam (SDA), tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki daerah.
Hal itu disampaikan Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Singingi, Fathul Muin, Jumat (25/9/2026).
Menurut Muin, Kuansing memiliki banyak putra-putri daerah yang memiliki kemampuan, pengalaman dan gagasan untuk ikut membangun daerah. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya mendapatkan ruang yang luas untuk berkontribusi dalam pembangunan.
“Iya, saya melihat SDM Kuansing sangat mumpuni untuk memajukan Kuansing. Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Riau, pemerintah daerah harus memberikan ruang seluas-luasnya kepada putra-putri Kuansing untuk memajukan daerah. Mereka harus bersatu, baik yang ada di rantau maupun yang berada di kampung halaman,” kata Muin.
Warga asal Jawa Tengah yang telah puluhan tahun menetap di Kecamatan Singingi itu menilai, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, tokoh daerah, dunia usaha dan para perantau menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan Kuansing.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar potensi yang dimiliki Kuansing dapat dikelola secara maksimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Selain memiliki SDM yang potensial, Muin juga menyebut Kuansing memiliki kekayaan SDA yang cukup besar. Kondisi tanah yang subur serta berbagai potensi pertambangan dan sumber daya lainnya menjadi modal penting bagi daerah apabila dikelola secara baik, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Alam Kuansing sangat subur dan memiliki banyak potensi sumber daya alam. Ada potensi batu bara dan emas, bahkan potensi minyak bumi juga perlu terus dikaji berdasarkan penelitian dan kajian ilmiah,” ujarnya.
Namun, Muin mengingatkan bahwa kekayaan SDA harus dikelola secara bijaksana. Menurutnya, pengelolaan SDA harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, meningkatkan perekonomian daerah serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
“Kalau SDM dan SDA dikelola dengan baik, kemudian masyarakat bersatu dan pemerintah memberikan ruang kepada semua pihak untuk berkontribusi, saya yakin Kuansing memiliki peluang besar menjadi daerah yang maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.
Muin mengatakan, peluang pembangunan Kuansing masih sangat terbuka. Karena itu, diperlukan niat yang tulus, keberanian melakukan pembenahan serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk membangun daerah.
“Yang paling penting adalah niat kita bersama untuk membangun Kuansing. Jangan ada sekat antara yang di kampung dengan yang di rantau. Semua punya kemampuan dan pengalaman yang bisa disumbangkan untuk kemajuan daerah,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat terus membuka ruang partisipasi masyarakat, termasuk melibatkan generasi muda, para profesional, tokoh masyarakat dan putra-putri Kuansing yang berada di perantauan dalam memberikan gagasan maupun kontribusi nyata bagi pembangunan.
“Kuansing ini milik kita bersama. Kalau semua bersatu, potensi yang besar ini bisa menjadi kekuatan untuk mewujudkan Kuansing yang maju, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya. (red)













