Ketua IPRY KKS Jogyakarta Sambut Kedatangan PLT Bupati Kuansing dan Rombongan  Di Asrama Mahasiswa  IPRY KKS di Yogyakarta

YOGYAKARTA, (4matanews) — Kepedulian terhadap generasi muda, khususnya mahasiswa asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang sedang menempuh pendidikan di tanah rantau, ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Kuansing.
Di tengah agenda kunjungannya di Yogyakarta, Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Kuantan Singingi bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi Asrama Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta Komisariat Kuantan Singingi (IPRY KKS).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara pemerintah daerah dengan mahasiswa Kuansing yang berada di Yogyakarta.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari kondisi asrama, beasiswa pendidikan, hingga peluang bagi mahasiswa Kuansing untuk dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah setelah menyelesaikan pendidikan.

PLT Bupati juga menyempatkan diri melihat secara langsung kondisi bangunan Asrama IPRY KKS. Dari hasil peninjauan, kondisi bangunan dinilai membutuhkan perhatian dan perbaikan agar dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman bagi mahasiswa.

Ketua Umum IPRY Kuansing, Irham Lahso, menyampaikan bahwa persoalan renovasi asrama menjadi salah satu aspirasi utama mahasiswa kepada pemerintah daerah.

Menanggapi aspirasi tersebut, PLT Bupati Kuansing menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan agar kebutuhan perbaikan dan renovasi Asrama IPRY KKS dapat diperhatikan dalam penganggaran tahun 2027, tentunya dengan tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Insyaallah, apa yang menjadi kebutuhan mahasiswa akan kita upayakan. Untuk renovasi asrama, kita akan koordinasikan dengan perangkat daerah terkait agar dapat diupayakan masuk dalam perencanaan dan penganggaran tahun 2027. Tentu semuanya harus melalui proses dan mekanisme yang berlaku,” ujar PLT Bupat Kuansing H Mukhlisin.

Menurutnya, mahasiswa Kuansing yang berada di Yogyakarta merupakan bagian penting dari sumber daya manusia daerah yang harus mendapatkan perhatian.
Ia menilai, keberadaan mahasiswa di luar daerah bukan sekadar untuk menuntut ilmu, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi.

“Mahasiswa adalah generasi penerus daerah. Mereka hari ini sedang menuntut ilmu dan mempersiapkan diri. Ke depan, kita berharap mereka dapat kembali dan memberikan kontribusi, gagasan serta inovasi untuk membangun Kuansing,” katanya pada Minggu (13/9/2026).

Selain persoalan asrama, mahasiswa juga menyampaikan aspirasi terkait program beasiswa bagi mahasiswa jenjang Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2).
Aspirasi tersebut mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, terutama menyangkut mekanisme, persyaratan serta bentuk dukungan yang memungkinkan diberikan kepada mahasiswa.

Aspirasi lainnya berkaitan dengan keberlanjutan mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan. IPRY Kuansing berharap pemerintah daerah dapat membuka ruang yang lebih luas bagi putra-putri Kuansing lulusan perguruan tinggi untuk kembali berkontribusi di daerah.

Bentuknya dapat berupa program magang, kesempatan kerja, pengembangan kompetensi maupun program lainnya yang dapat menghubungkan potensi sumber daya manusia Kuansing di perantauan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

PLT Bupati menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, komunikasi antara pemerintah daerah dengan organisasi mahasiswa perlu terus dibangun agar potensi generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi dapat diarahkan dan dikembangkan.

“Kita ingin mahasiswa Kuansing tidak hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus dipersiapkan menjadi bagian dari pembangunan itu sendiri. Karena itu, komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan mahasiswa harus terus kita bangun,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum IPRY Kuansing, Irham Lahso, mengapresiasi kesediaan PLT Bupati Kuansing yang datang langsung ke asrama dan berdialog dengan mahasiswa.

Menurut Irham, kehadiran kepala daerah secara langsung di tengah mahasiswa memiliki arti penting karena mahasiswa dapat menyampaikan kondisi dan aspirasi mereka secara terbuka.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLT Bupati beserta rombongan yang telah menyempatkan waktu untuk datang langsung ke asrama, melihat kondisi kami dan mendengarkan aspirasi mahasiswa Kuansing di Yogyakarta,” ujar Irham.

Ia mengatakan, persoalan renovasi asrama menjadi perhatian penting karena bangunan tersebut selama ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal mahasiswa, tetapi juga menjadi rumah bersama bagi mahasiswa Kuansing di Yogyakarta.

“Bagi kami, asrama ini bukan hanya tempat tinggal. Di sinilah kami berkumpul, berdiskusi, membangun persaudaraan dan menjalankan berbagai aktivitas mahasiswa. Karena itu, kami berharap perhatian terhadap kondisi asrama dapat benar-benar ditindaklanjuti,” katanya.

Irham juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap keberadaan mahasiswa Kuansing di Yogyakarta, termasuk melalui dukungan pendidikan dan program yang dapat menghubungkan mahasiswa dengan pembangunan daerah.

“Kami berharap komunikasi yang sudah terbangun ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini. Kami ingin ada komunikasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan mahasiswa, sehingga apa yang menjadi kebutuhan maupun potensi mahasiswa bisa sama-sama dicarikan jalan keluarnya,” tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas rencana pelantikan kepengurusan IPRY Kuansing. Namun, hingga pertemuan berlangsung, waktu pelaksanaan pelantikan masih dalam tahap pengupayaan dan akan dikoordinasikan lebih lanjut.

Silaturahmi PLT Bupati Kuansing bersama mahasiswa di Asrama IPRY KKS Yogyakarta tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan pemerintah daerah dengan generasi muda Kuansing di perantauan.

Pertemuan itu sekaligus mempertegas pentingnya membangun komunikasi dua arah, sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi penerima manfaat kebijakan pemerintah, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan gagasan, inovasi dan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Kuantan Singingi.
Dengan dukungan dan sinergi yang berkelanjutan, keberadaan mahasiswa Kuansing di Yogyakarta diharapkan dapat menjadi investasi sumber daya manusia yang kelak memberikan kontribusi nyata bagi daerah setelah menyelesaikan pendidikan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *